Perjalanan

Semangat…!!!

Berbagai Penyebab Stress pada Unggas

Mungkin anda tidak akan percaya kalau ternak unggas juga bisa stress. Anda pernah melihat seekor burung puyuh yang membentur-benturkan kepalanya pada bagian atas kandang? Atau melihat ayam yang matuk temannya sendiri (kanibal)? Atau melihat ternak secara umum nafsu makannya menurun? Semua itu adalah tanda bahwa ayam tersebut mengalami stress. Nah apa sebenarnya stress tersebut, factor yang menjadi penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya?

Potong paruh (debeaking)

Pengeluaran darah sewaktu selesai potong paruh akan menyebabkan unggas (darat) kesulitan untuk makan. Dan bisa ditebak kalau ayam sudah susah makan. Maka dari itu mengetahui teknik memotong paruh dan langkah penanganan stress yang akan terjadi juga penting.

Program vaksinasi yang salah

Program vaksinasi berkaitan dengan pemilihan vaksin (aktif atau inaktif), waktu pelaksanaan vaksinasi (waktu dan umur ternak) dan metode pemberian vaksin (injeksi, melalui air minum, tetes mata atau hidung, semprot, tusuk sayap, cabut bulu dan lain sebagainya). Dengan mengetahui pelaksanaannya dengan benar akan bisa meminimalkan stress yang timbul.

Adanya suara yang mengejutkan

Peternak ayam, puyuh, itik sedikit khawatir dengan produksi ternaknya menjelang lebaran atau tahun baru. Mengapa? Karena dua hari tersebut adalah hari yang kurang menyenangkan untuk peternak. Suara petasan, kembang api, musik yang keras akan menyebabkan stress pada unggas. Akibatnya adalah unggas akan mengalami stress beberapa hari lamanya dan peternak akan mengalami kerugian di hari tersebut

Pengangkutan

Stress akibat pengangkutan atau transportasi sudah sangat dimaklumi. Stress ini biasanya mudah untuk diatasi yaitu dengan pemberian larutan gula atau semisalnya. Kemudian unggas diistirahatkan untuk beberapa waktu untuk menunggu pemberian pakan yang tepat.

Untuk mengurangi dampak negatif dari stress maka perlu menghindari tindakan yang akan menambah tingkat stress. Untuk pencegahan anda dapat menggunakan vitamin elektrolit seperti nopstress merah dan antistress. Dosis dan aturan pemberian biasanya sudah disertakan dalam produk masing-masing produsen. Bila tidak ingin gagal dalam usaha maka tak ada salahnya anda mengenali jenis stress pada unggas anda dan mengambil langkah yang tepat untuk mengatasinya. Semoga bermanfaat *(SPt)

sumber : http://www.sentralternak.com

November 14, 2008 - Posted by | Agrobisnis

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: